Posts

Showing posts with the label Dampak pencemaran air

Novel Ghost Fleet

Novel fiksi Ghost Fleet adalah karya dari pengamat politik dan kebijakan ternama asal Amerika Serikat, Peter Warren Singer dan August Cole. Judul asli novel tersebut adalah Ghost Fleet: a Novel of The Next World War. Terbit pertama kali di Amerika Serikat pada 2015 lalu dengan lebih dari 400 halaman. Novel ini menjadi perhatian serius bagi petinggi militer Amerika Serikat. Pensiunan Laksamana James G Stavridis menyebut buku ini sebagai blue print untuk memahami peperangan di masa depan. Stavridis, yang kini menjabat sebagai dekan di fakultas Hubungan Internasional Tufts University, mewajibkan pimpinan militer untuk membaca novel tersebut. Singer menggambarkan situasi perang modern ketika pesawat tanpa awak (drone) mendominasi angkatan udara kedua belah pihak. Perang juga melanda sistem informasi tingkat tinggi, dan cakupannya bukan hanya peretasan situs internet, melainkan satelit yang memantau bagian permukaan bumi. Singer juga menceritakan China yang mengalami kemajuan p...

Penentuan Faktor Kunci Peningkatan Kualitas Air Limbah Industri Makanan Menggunakan Interpretative Structural Modeling (ISM)

Industri makanan merupakan salah satu jenis industri manufaktur yang menggunakan berbagai sumber daya dalam operasionalnya dimana dalam prosesnya berpotensi menghasilkan air limbah yang mengandung berbagai senyawa yang dapat menurunkan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor kunci peningkatan kualitas air limbah di industri makanan. Pemilihan alternatif dan analisis strategi menggunakan metode Interpretative Structural Modelling (ISM), dimana metode ini menggunakan penilaian pakar dalam bentuk kuesioner dalam pengambilan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor utama dalam upaya peningkatan kualitas air limbah seperti manusia, mesin, metode, material dan lingkungan. Lebih lanjut, berdasarkan hasil analisis dengan metode ISM diperoleh nilai dependent yang rendah dan nilai driver power yang tinggi, maka dapat diketahui faktor kunci dalam peningkatan kualitas air limbah di industri makanan yaitu faktor monitoring harian dalam pengece...

DAMPAK PENCEMARAN DARI N-METHYIL-2-PRYRROLIDONE TERHADAP BIOTA, TERHADAP EKOSISTEM PERAIRAN DAN TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Image
Pendahuluan Secara garis besar sumberdaya hayati dapat ditemukan pada beberapa wilayah seperti pesisir, sungai, danau atau bagian perairan laut dalam. Terdapat sekitar 3 milyar manusia hidup di sekitar wilayah-wilayah yang kaya sumberdaya hayati dan memiliki ketergantungan pada sumberdaya hayati tersebut, baik untuk sebagian ataupun keseluruhan dari kebutuhan bahan makanannya atau sebagai bahan mentah bagi kegiatan industri. Sebagai konsekuensi dari keadaan ini adalah kebanyakan limbah, industri maupun rumah tangga, dan berbagai jenis perubahan dalam ekosistem serta kerusakan habitat yang ditimbulkan oleh tingginya populasi manusia di sekitar wilayah-wilayah produktif tersebut. Potensi wilayah pesisir dan lautan Indonesia dipandang dari segi fisik, terdiri dari Perairan Nusantara seluas 2,8 juta km2 , Laut Teritorial seluas 0,3 juta km2 . Perairan Nasional seluas 3,1 juta km2 , Luas Daratan sekitar 1,9 juta km2 , Luas Wilayah Nasional 5,0 juta km2 , luas ZEE ( Exlusive Economic...

Lumpur (Sludge) PDAM

Lumpur merupakan campuran cair atau semi cair antara air dan tanah. Lumpur dapat terbentuk saat tanah dalam kondisi basah. Secara geologis, lumpur ialah campuran air dan partikel endapan lumpur dan tanah liat. Jumlah lumpur pada pengolahan air minum di PDAM dapat diketahui berdasarkan jumlah pemakaian bahan kimia untuk proses flokulasi ( flocculation ), kekeruhan ( turbidity ), dan jumlah air baku. Produksi lumpur meningkat pada musim hujan akibat peningkatan kekeruhan yang disebabkan oleh erosi, hal tersebut merupakan salah satu ciri air permukaan. Jumlah pemakaian bahan kimia untuk penanganan kekeruhan tergantung pada tingkat kekeruhan, dengan demikian pemakaian bahan kimia yang meningkat mengindikasikan adanya peningkatan produksi lumpur. Pada umumnya lumpur masih memiliki kadar air yang cukup tinggi. Lumpur yang banyak mengandung padatan diperoleh dari hasil proses pemisahan padat-cair dari limbah yang sering disebut dengan sludge atau lumpur encer. Di dalam sludge tersebut s...

Parameter Kualitas Fisika Perairan

Suhu Suhu merupakan satu faktor yang sangat berperan dalam kehidupan dan pertumbuhan organisme. Menurut Effendi (2003), secara umum kisaran suhu yang optimal bagi perkembangan plankton di daerah tropis adalah 20ºC–30ºC. Plankton hidup pada kisaran suhu yang luas disebut eurythermal , sedangkan yang hidup pada kisaran suhu yang sempit disebut stenothermal . Parameter suhu berpengaruh penting dalam indikator perairan meliputi variabel lingkungan penting untuk organisme akuatik, rentang toleransi serta suhu optimum kultur berbeda untuk setiap jenis/spesies ikan, sehingga pertumbuhan berbeda, suhu dapat mempengaruhi aktivitas makan ikan. Meningkatnya suhu di perairan juga menyebabkan peningkatan aktivitas metabolisme ikan, penurunan gas (oksigen) terlarut, efek pada proses reproduksi ikan. Kisaran optimal suhu (umum) : 28-32°C konsumsi oksigen mencapai 2.2 mg/g berat tubuh/jam, pada suhu rendah (<25°C) konsumsi oksigen meningkat 3.2 mg/g berat tubuh/jam. Bagi bivalvia, suhu merupak...

Cara Penyerapan Logam Berat oleh Organisme

Terdapat berbagai metode atau cara logam berat dapat memasuki ke jaringan tubuh mahluk hidup antara lain: 1. Melalui saluran pernapasan, absorbsi logam melalui saluran pernapasan biasanya sangat besar, baik pada hewan air yang masuk melalui insang, maupun hewan darat yang masuk melalui debu di udara ke saluran pernapasan, 2. Pencernaan, absorbsi melalui saluran pencernaan hanya beberapa persen, tetapi jumlah logam yang masuk melalui pencernaan biasanya cukup besar, 3. Penetrasi melalui kulit jumlah dan absorbsinya sangat kecil. Mekanisme penyerapan logam dalam jaringan organisme (Ginting 2007): Penyerapan logam melalui mekanisme pengangkutan yang berhubungan dengan mekanisme osmoregulasi, yaitu pengaturan tekanan osmosis oleh organisme terhadap air disekitarnya. Pengikatan ion-ion logam menyentuh bagian tertentu dari permukaan jaringan dan masuk kedalam sitoplasma. Logam dalam bentuk kristal kecil atau larutan yang segera di tangkap oleh sel epitel dan secara endositosis logam...

Logam Berat dalam Sedimen

Logam Berat dalam Sedimen Sedimen adalah kerak bumi yang diangkut melalui proses hidrologi baik secara vertikal maupun horizontal. Studi yang dilakukan oleh Elliot dan Ward (1995) menggarisbawahi bahwa sedimentasi merupakan fenomena alam yang secara langsung berhubungan dengan angin dan erosi tanah. Lebih lanjut, sedimen dapat di klasifikasikan menurut asalnya dan ukuran partikelnya (Hutabarat dan Evans, 1985). Menurut asalnya sedimen dikategorikan ke dalam tiga bagian yaitu sedimen berasal dari batuan, sedimen yang berasal dari organisme, berupa sisa-sisa tulang, gigi, atau cangkang organisme, dan terakhir sedimen yang dibentuk oleh reaksi kimia yang terjadi di laut. Partikel sedimen mempunyai ukuran yang bervariasi, mulai yang besar sampai halus. Klasifikasi partikel sedimen dapat dilihat pada Tabel di bawah ini: Tabel Nama dan ukuran partikel sedimen menurut skala Went Worth Jenis Substrat Ukuran (mm) Batuan (Boulder) >256 Bat...